Ku hirup aroma kopi pagiku. Tak ada aroma kopi sesesak ini pikirku. Aku lupa aku tengah menunggu kabarmu, aku menunggu jawaban pesanmu yang ku kirim pagi ini selepas bangun dari lelapnya malam. Mungkin pesan sederhana yang cenderung membosankan memang malas untukmu membaca. Tapi ada percikan rindu didalam setiap pesan yang kukirimkan. Sengaja pesan itu kukirimkan agar kamu tau ada seseorang yang merindukanmu di kejauhan. Di bentangan jarak sumatera, hanya komunikasi secara jauh yang bisa aku lakukan. Tanpa aku mengetahui secara pasti bagaimana kabarmu sesungguhnya disana. Aku percaya kamu tegar melewati apa yang menghadang. Tapi bolehkah aku mengganggu waktumu sebentar agar rindu ini terobati. Akhir akhir ini kita susah berkomunikasi. Padahal keutuhan hubungan kita selama ini adalah berkat komunikasi. Aku tak paham kenapa begitu susah aku menghubungimu, mengapa begitu susah kamu menghubungiku. Sudah lama suara kita tak saling mendengar, aku rindu saat saat kita bercanda tawa meskipun...
Penulis yang baik adalah mereka yang memberikan kesan dan inspirasi bagi pembaca nya. Pembaca yang baik adalah mereka yang terinspirasi penulisnya. Berhubung saya bukanlah penulis ataupun pembaca yang tergolong baik, dengan meninggalkan jejak di blog ini sudah cukup mengapresiasi saya. Selamat menikmati sajian hangat ku